Pemahaman menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah proses perbuatan secara memahami atau memahamkan.
Aspek pemahaman ini merupakan tingkat belajar kedua pada domain kognitif (C2) dengan ciri-cirinya : ”Mampu menerjemahkan, menafsirkan, mendeskripsikan secara verbal, pemahaman ekstrapolasi dan mampu membuat estimasi ”.
Dengan demikian maka pemahaman merupakan kemampuan untuk menterjemahkan, menafsirkan, mendeskripsikan secara verbal, pemahaman ekstrapolasi dan mampu membuat estimasi dalam hal ini mengenai pemahaman pentingnya pelestarian keberadaan budaya daerah.
Menurut Jalaluddin Rakhmat ”Pemahaman adalah aspek intelektual yang berkaitan dengan apa yang diketahui manusia”. Pengertian ini menunjukkan bahwa aspek pemahaman erat kaitannya dengan sikap intelektual dan ini berkaitan dengan apa yang diketahui oleh manusia.

Selanjutnya, Frank J. Bruno dan Anwar Arifin, menjelaskan bahwa ”Pemahaman adalah sebuah proses persepsi yang terjadi secara tiba-tiba tentang keterikatan yang terjadi dalam keterikatan yang terjadi dalam keseluruhan”. Jadi Pemahaman merupakan suatu proses persepsi atas keterhubungan antara beberapa faktor yang saling mengikat secara menyeluruh dan persepsi diartikan sebagai penafsiran stimulus yang telah ada dalam otak. Berdasarkan pendapat tersebut diatas, maka dapat
ditarik suatu kesimpulan bahwa pemahaman adalah mengerti atau dapat menjawab pertanyaan tentang apa, mengapa, sebab apa, bagaimana, dan untuk apa.
Terkait dengan pemahaman dalam penelitian ini, David O Sears, Jonathan L. Freeman dan L. Anne Peplau, mengemukakan suatu teori yang disebut dengan teori pemahaman sosial (kognisi sosial), teori ini diarahkan pada penelaahan berbagai proses kognitif yang difokuskan pada stimuli sosial, terutama pada perorangan dan kelompok.
Yang menjadi inti pendekatan pemahaman sosial adalah pandangan bahwa persepsi manusia merupakan proses kognitif yang memandang orang sebagai pengamat yang terorganisasikan secara aktif, jadi bukan sekedar kotak yang pasif, mereka memiliki motivasi untuk mengembangkan kesan yang terpadu dan berarti, bukan sekedar rasa suka atau benci.
Berdasarkan pendapat di atas, kesimpulannya pemahaman adalah pengertian atau mengerti benar tentang sesuatu.
ADS HERE !!!